Liga Indonesia
20 Desember 2007 13:06:00 oz | Liga Indonesia | dibaca 1345 kali
Fandi Kecewa
Pelita Jaya Purwakarta melengkapi dominasinya atas PSS Sleman musim ini dengan 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia XIII/2007 di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Rabu (19/12/2007). Kemenangan itu sekaligus membalas kekalahan pada pertemuan pertama.
Striker muda tim nasional Indonesia U-23, Jajang Mulyana membuka kemenangan Pelita lewat golnya pada menit ke-5. Striker asal Brazil, Cristiano Lopes menggandakan keunggulan Pendekar Gunung Parang melalui eksekusi penalti menit 14. Penalti diberikan wasit Djumadi Effendy menyusul pelanggaran bek Elang Jawa, Anderson da Silva terhadap Jajang di kotak terlarang.
Dari empat pertemuan kedua tim musim ini, dua di antaranya pada babak 32 besar Piala Indonesia 2007. Pelita pun berhasil mematahkan perlawanan Elang Jawa. Dengan demikian keseluruhan selama musim ini, secara head to head Pelita unggul 3-1 atas PSS.
Tambahan tiga angka penuh, mendongkrak posisi Pendekar Gunung Parang ke urutan 8 atau dua peringkat lebih baik dari urutan sebelumnya, dengan mengumpulkan total 46 angka dari 32 pertandingan. Sementara PSS masih tertahan turun ke urutan 14 dengan mengumpulkan 43 angka dari 32 pertandingan.
Meskipun anak asuhnya mampu memenuhi target menang dan semakin membuka peluang menuju jajaran peserta Liga Super 2008. Pelatih Fandi Ahmad kecewa terhadap performa yang ditunjukan anak asuhnya. Pelatih asal Singapura itu, menganggap pasukan Pendekar Gunung Parang bermain tanpa rasa percaya diri.
"Di babak pertama perjuangan pemain membuahkan dua gol cepat. Tapi di babak kedua, pengusaan bola jauh lebih dikuasai PSS. Kami bermain tanpa kepercayaan diri, seperti mengundang Sleman untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan, bahkan membalikan keadaan. Keseluruhan secara permainan kami kalah dari mereka," ungkap Fandi dengan raut wajah kecewa kepada wartawan seusai pertandingan.
Dengan permainan yang ditunjukan Jajang dkk kemarin, Fandi merasa pesimis Pelita akan mengulangi hasil yang sama saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten Sabtu (22/12) nanti. "Jika pola permainanya masih seperti ini saat menghadapi Persib nanti, saya rasa sulit untuk Pelita meraih kemenangan dari Persib," jelas Fandi.
Meski begitu, penampilan kurang optimal Pelita dianggap Fandi juga disebabkan beberapa faktor. Satu diantaranya adalah karena absenya gelandang lincah mereka, Djalaludin Main akibat terserang demam.
"Tidak ada Jalal dan kondisi beberapa pemain seperti Jajang, Egi (Meigiansyah) yang kurang fit, sangat berpengaruh terhadap permainan kami hari ini (kemarin)," kata pelatih yang dikontrak selama dua musim oleh manajemen peraih titel tiga kali juara kompetisi Galatama tersebut.
Lain Fandi, lain pula Lopes sang pencetak gol kedua Pelita yang juga memiliki alasan kenapa Pelita bermain melempem di babak kedua. "Di babak pertama kami sudah unggul dua gol, di babak kedua kami hanya berpikir untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapatkan," tutur Lopes.
Kubu PSS sendiri tampak tak antusias dengan kekalahan yang diderita. "Dua gol tersebut terlalu cepat, pada akhirnya sepak bola lebih berbicara pada hasil akhir. Sebagus-bagusnya kami bermain, kalau hasil akhir menunjukan kami kalah, tetap saja kecewa," ucap asisten pelatih PSS, Lafran Pribadi.
Jika peluang Pelita semakin terbuka finish di 9 besar klasemen Grup I atau syarat utama mengikuti Liga Super musim depan. Maka dengan kekalahan yang diderita kemarin, peluang Elang Jawa menuju Liga Super semakin berat. "Cukup berat, mungkin butuh lebih dari sekedar keberuntungan bagi kami masuk Liga Super," tandas Anderson.
Apalagi pada laga berikut Elang Jawa akan menghadapi tim yang juga berambisi besar masuk Liga Super, Persita Tangerang di Stadion Benteng Tangerang, Minggu, 23 Desember.
(oz)
Striker muda tim nasional Indonesia U-23, Jajang Mulyana membuka kemenangan Pelita lewat golnya pada menit ke-5. Striker asal Brazil, Cristiano Lopes menggandakan keunggulan Pendekar Gunung Parang melalui eksekusi penalti menit 14. Penalti diberikan wasit Djumadi Effendy menyusul pelanggaran bek Elang Jawa, Anderson da Silva terhadap Jajang di kotak terlarang.
Dari empat pertemuan kedua tim musim ini, dua di antaranya pada babak 32 besar Piala Indonesia 2007. Pelita pun berhasil mematahkan perlawanan Elang Jawa. Dengan demikian keseluruhan selama musim ini, secara head to head Pelita unggul 3-1 atas PSS.
Tambahan tiga angka penuh, mendongkrak posisi Pendekar Gunung Parang ke urutan 8 atau dua peringkat lebih baik dari urutan sebelumnya, dengan mengumpulkan total 46 angka dari 32 pertandingan. Sementara PSS masih tertahan turun ke urutan 14 dengan mengumpulkan 43 angka dari 32 pertandingan.
Meskipun anak asuhnya mampu memenuhi target menang dan semakin membuka peluang menuju jajaran peserta Liga Super 2008. Pelatih Fandi Ahmad kecewa terhadap performa yang ditunjukan anak asuhnya. Pelatih asal Singapura itu, menganggap pasukan Pendekar Gunung Parang bermain tanpa rasa percaya diri.
"Di babak pertama perjuangan pemain membuahkan dua gol cepat. Tapi di babak kedua, pengusaan bola jauh lebih dikuasai PSS. Kami bermain tanpa kepercayaan diri, seperti mengundang Sleman untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan, bahkan membalikan keadaan. Keseluruhan secara permainan kami kalah dari mereka," ungkap Fandi dengan raut wajah kecewa kepada wartawan seusai pertandingan.
Dengan permainan yang ditunjukan Jajang dkk kemarin, Fandi merasa pesimis Pelita akan mengulangi hasil yang sama saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten Sabtu (22/12) nanti. "Jika pola permainanya masih seperti ini saat menghadapi Persib nanti, saya rasa sulit untuk Pelita meraih kemenangan dari Persib," jelas Fandi.
Meski begitu, penampilan kurang optimal Pelita dianggap Fandi juga disebabkan beberapa faktor. Satu diantaranya adalah karena absenya gelandang lincah mereka, Djalaludin Main akibat terserang demam.
"Tidak ada Jalal dan kondisi beberapa pemain seperti Jajang, Egi (Meigiansyah) yang kurang fit, sangat berpengaruh terhadap permainan kami hari ini (kemarin)," kata pelatih yang dikontrak selama dua musim oleh manajemen peraih titel tiga kali juara kompetisi Galatama tersebut.
Lain Fandi, lain pula Lopes sang pencetak gol kedua Pelita yang juga memiliki alasan kenapa Pelita bermain melempem di babak kedua. "Di babak pertama kami sudah unggul dua gol, di babak kedua kami hanya berpikir untuk mempertahankan keunggulan yang sudah didapatkan," tutur Lopes.
Kubu PSS sendiri tampak tak antusias dengan kekalahan yang diderita. "Dua gol tersebut terlalu cepat, pada akhirnya sepak bola lebih berbicara pada hasil akhir. Sebagus-bagusnya kami bermain, kalau hasil akhir menunjukan kami kalah, tetap saja kecewa," ucap asisten pelatih PSS, Lafran Pribadi.
Jika peluang Pelita semakin terbuka finish di 9 besar klasemen Grup I atau syarat utama mengikuti Liga Super musim depan. Maka dengan kekalahan yang diderita kemarin, peluang Elang Jawa menuju Liga Super semakin berat. "Cukup berat, mungkin butuh lebih dari sekedar keberuntungan bagi kami masuk Liga Super," tandas Anderson.
Apalagi pada laga berikut Elang Jawa akan menghadapi tim yang juga berambisi besar masuk Liga Super, Persita Tangerang di Stadion Benteng Tangerang, Minggu, 23 Desember.
(oz)
Artikel lain
1 komentar untuk "Fandi Kecewa"
-
sebagai tim indoneia pelita jaya cukup bagus dalam mengirim pemain muda berbakat untuk timnas,pelita jaya sama dangan arsenal.
1
Leave a Reply
Hasil Pertandingan
Indonesia Super League
| PERSELA | PERSIJAP | |
| SEMEN PADANG | PELITA JAYA | |
| DELTRAS | PERSIJAP | |
| SRIWIJAYA | PERSIB | |
| PSPS | AREMA |
Detail score pertandingan
Klasemen Liga
Indonesia Super League 2010
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persipura | 7 | 6 | 1 | 0 | 24 - 3 | 19 |
| 2 | Semen Padang | 8 | 5 | 2 | 1 | 13 - 5 | 17 |
| 3 | Persija | 8 | 5 | 2 | 1 | 12 - 4 | 17 |
| 4 | Arema Indonesia | 8 | 4 | 2 | 2 | 14 - 6 | 14 |
| 5 | PSPS | 7 | 4 | 1 | 2 | 9 - 7 | 13 |
| 6 | Persiba | 10 | 3 | 3 | 4 | 14 - 14 | 12 |
| 7 | Persijap | 6 | 3 | 1 | 2 | 8 - 9 | 10 |
| 8 | Persela | 10 | 2 | 4 | 4 | 6 - 11 | 10 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 3
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persidafon | 6 | 5 | 0 | 1 | 15 - 3 | 15 |
| 2 | Persigo | 7 | 4 | 1 | 2 | 9 - 7 | 13 |
| 3 | Persiba | 5 | 3 | 1 | 1 | 7 - 2 | 10 |
| 4 | PS Barito | 8 | 3 | 1 | 4 | 8 - 6 | 10 |
| 5 | Persebaya | 6 | 3 | 0 | 3 | 9 - 7 | 9 |
| 6 | PSBI | 5 | 3 | 0 | 2 | 4 - 3 | 9 |
| 7 | Persekam | 5 | 3 | 0 | 2 | 6 - 7 | 9 |
| 8 | PSIR | 5 | 2 | 1 | 2 | 4 - 4 | 7 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 2
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PSIM | 6 | 4 | 1 | 1 | 8 - 2 | 13 |
| 2 | Mitra Kukar | 5 | 4 | 0 | 1 | 9 - 4 | 12 |
| 3 | Persik | 6 | 4 | 0 | 2 | 9 - 4 | 12 |
| 4 | Perseman | 6 | 3 | 2 | 1 | 5 - 1 | 11 |
| 5 | PSCS | 7 | 3 | 2 | 2 | 6 - 3 | 11 |
| 6 | Persemalra | 8 | 3 | 0 | 5 | 6 - 7 | 9 |
| 7 | Persikab | 7 | 2 | 2 | 3 | 5 - 7 | 8 |
| 8 | Persikota | 5 | 2 | 1 | 2 | 3 - 2 | 7 |
Detail klasemen
Divisi Utama Wilayah 1
| # | Klub | Mn | Mg | S | K | SG | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persiraja | 5 | 5 | 0 | 0 | 12 - 4 | 15 |
| 2 | PSLS | 7 | 3 | 3 | 1 | 6 - 6 | 12 |
| 3 | Persita | 5 | 3 | 2 | 0 | 10 - 1 | 11 |
| 4 | Persipasi | 5 | 3 | 1 | 1 | 8 - 2 | 10 |
| 5 | PSAP | 5 | 3 | 1 | 1 | 8 - 3 | 10 |
| 6 | Persitara | 6 | 3 | 1 | 2 | 10 - 8 | 10 |
| 7 | PSSB | 7 | 1 | 4 | 2 | 5 - 6 | 7 |
| 8 | Persih | 6 | 2 | 1 | 3 | 6 - 9 | 7 |
Detail klasemen
Jadwal Pertandingan
Indonesia Super League
| PERSELA | PERSIJAP | |
| SEMEN PADANG | PELITA JAYA | |
| DELTRAS | PERSIJAP | |
| SRIWIJAYA | PERSIB | |
| PSPS | AREMA | |
Detail jadwal
Polling
Liga Primer Indonesia sudah hadir dalam tiga prtai awal. Menurut Anda, pantaskah liga ini disebut kompetisi?
Pantas
Tidak Pantas
Tidak Tahu
Biasa Saja
Show result

