Domain For Sale! You can buy this domain

Suporter

BLI Minta Aremania Dewasa

Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) menaruh respek kepada Aremania, kelompok suporter Arema Malang. BLI berharap, Aremania tetap berada dalam koridornya sebagai suporter atraktif tanpa anarkis.

Asa BLI itu diapungkan kepada Aremania menjelang delapan besar Liga Indonesia (Ligina) XIII. Terlebih lagi, perhelatan delapan besar yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, 16-20 Januari 2008. "Ibarat kata, babak delapan besar nanti adalah ujian kedewasaan Aremania sebagai suporter terbaik Indonesia," ujar Joko Driyono, direktur kompetisi BLI.

Bagi BLI, salah satu kunci sukses delapan besar di Kediri nanti ada di pundak Aremania. Sebab, dari sudut pandang BLI, kelompok suporter yang memungkinkan hadir dalam jumlah besar di Kediri nanti hanya Aremania.

Prediksi tersebut tidak terlepas oleh dekatnya jarak Kediri dengan Malang. Bahkan, untuk sampai di Kediri, Aremania hanya butuh waktu tiga jam perjalanan darat. Situasi itu jelas jauh berbeda bagi suporter Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Persiwa Wamena.

Untuk bisa ke Kediri, suporter tiga tim tersebut tentu perlu waktu lebih panjang. Tak cukup waktu sehari. Kalaupun mereka bisa datang dalam waktu lebih singkat, suporter tiga tim tersebut memerlukan biaya ekstra.

"Karena itu, BLI berharap agar teman-teman Aremania ikut menjaga kelancaran delapan besar di Kediri nanti," kata Joko.

Demi mewujudkan hal tersebut, BLI meminta Aremania tetap bersikap tertib dan dewasa seperti selama ini. BLI juga berharap agar Aremania bisa melupakan ketegangan yang pernah tercipta dengan Persikmania, suporter Persik Kediri. Sebab, Aremania memiliki catatan buruk di Stadion Brawijaya pada musim 2003. Kala itu, Aremania terlibat kericuhan dengan aparat keamanan dan suporter tuan rumah. Hal tersebut dipicu oleh membeludaknya jumlah Aremania yang hadir di Stadion Brawijaya. Jumlah mereka jauh lebih besar daripada kapasitas stadion yang hanya 15.000.

Nah, kenangan buruk itu kini membuat panpel Kediri waswas. Bahkan, menurut Barnadi, sekretaris panpel Persik, mereka tak keberatan jika venue delapan besar dialihkan dari Kediri.

"Kami bisa memahami kekhawatiran teman-teman di Kediri. Tapi, kami tetap menunjuk Kediri. Karena itu, satu-satu harapan kami saat ini ada pada teman-teman Aremania," tutur Joko.

(JP)

1 komentar untuk "BLI Minta Aremania Dewasa"

  • atok di bekasi pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Judulnya apa gak kebalik, harusnya BLI yg bersikap dewasa dg penunjukan Kediri yg tdk masuk kriteria AFC dan kapasitas Brawijaya yg saya yakin tidak akan nampung AREMANIA, usul: siapkan layar lebar diluar
1

Leave a Reply