Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

Piala Afrika, Arema Kehilangan Dua Pilar

Perhelatan akbar Piala Afrika 2008 di Ghana membawa efek berkurangnya kekuatan kontestan delapan besar Liga Djarum Indonesia 2007, Arema Malang. Kemungkinan penyerang Emile Bertrand Mbamba akan membela negaranya dan dipastikan tak akan memperkuat "Singo Edan". Sementara Tarikh El Janaby kabur sejak 23 Desember lalu.

Mbamba akan memperkuat timnas Kamerun dan membuat pelatih Arema, Miroslav Janu harus rela kehilangan striker-nya itu minimal seminggu sebelum ajang terbesar di Afrika itu di gelar.

Piala Afrika sendiri bergulir mulai 20 Januari nanti, sementara Arema akan berhadapan dengan Persiwa Wamena di laga pertama delapan besar 16 Januari.

"Kami tak memiliki opsi untuk menahannya. Padahal kami sangat membutuhkan tenaganya,'' kata Janu.

Mantan pemain Maccabi Tel Aviv, Israel, itu sebelumnya juga telah dipanggil Federation Camerounaise de Football (Federasi Sepakbola Kamerun) untuk menjalani training centre (TC) tahap pertama, November lalu.

Tarikh Kabur

Permasalahan Arema pun bertambah dengan kaburnya playmaker Tarikh El Janaby ke Maroko yang sampai sekarang belum nampak batang hidungnya.

Ia meninggalkan tim sejak 23 Desember 2007 lalu. Padahal, tenaganya waktu dibutuhkan untuk menghadapi Persebaya Surabaya di laga terakhir liga dan delapan besar saat ini.

Sebelumnya, pemain berkepala plontos itu juga absen saat melwan Persiwa Wamena, Persipura Jayapura, Persibom Bolaang-Mongondow, dan Persma Manado.

Dia izin pulang ke negaranya dengan alasan menjenguk ayahnya yang sedang sakit. Namun kebohongan itu terkuat karena manjeman mendapat kabar kalau Tarikh tengah mengikuti seleksi di sebuah klub Malaysia.

Manajemen Arema pun siap melakukan penahanan surat keluar pemain yang disebut Internasional Transfer Certificate (ITC) agar tidak bisa diterbitkan oleh PSSI selaku induk organisasi sepakbola di Indonesia.

Pastinya mantan gelandang Sriwijaya FC ini tidak bisa memperkuat tim manapun karena ITC merupakan syarat utama bagi setiap pemain profesional bila ingin hijrah ke klub lain.

"Dia telah melakukan kesalahan dengan sikap kaburnya itu. Seharusnya ia menghormati kontraknya,'' kata asisten manajer Arema, Ekoyono Hartono.  

(BB)

0 komentar untuk "Piala Afrika, Arema Kehilangan Dua Pilar"

Leave a Reply