Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Misi Balas Dendam PSMS Gagal Terwujud

Tim Ayam Kinantan PSMS Medan gagal mewujudkan ambisinya untuk melakukan balas dendam atas Sriwijaya FC setelah kedua tim bermain imbang 2-2 dalam partai pembuka babak 8 besar liga Indonesia 2007/2008 di stadion Brawijaya, Kediri, rabu (16/01) sore tadi.

Pertandingan antara dua tim terbaik tanah Sumatera ini berlangsung diatas lapangan yang becek dan terdapat genangan air dibeberapa bagian lapangan akibat hujan deras yang mengguyur kota kediri sebelum pertandingan.

PSMS yang berambisi melakukan revans atas kekalahan mereka dari Sriwijaya FC pada perempat final Piala Indonesia lalu, akhirnya harus puas mendapatkan 1 angka walau sempat unggul 2 gol terlebih dahulu.

Bagi Sriwijaya FC sendiri, hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga dari PSMS Medan. Sebelumnya dalam 6 pertandingan Sriwijaya FC meraih 3 kemenangan dan bermain imbang 3 kali dengan PSMS.

Ambisi besar PSMS untuk menekuk Sriwijaya FC langsung terlihat ketika pertandingan baru berjalan 49 detik sudah mampu menjebol gawan Sriwijaya FC yang dikawal Ferry Rotinsulu. Adalah James Koko Lomel, pencetak gol terbanyak sementara PSMS, yang membawa Ayam Kinantan unggul melalui sebuah sontekan cantik ke pojok kiri gawang Sriwijaya FC memanfaatkan umpan tendangan bebas yang dilakukan oleh Gustavo Chena.

James kembali mencetak gol pada menit ke-29 yang sekaligus memperbesar keunggulan PSMS atas Sriwijaya FC. Gol kembali berawal dari eksekusi tendangan bebas Chena. Tendangan keras Chena berhasil ditepis Ferry Rotinsulu dan membentur tiang kiri gawang Sriwijaya FC. Bola muntah hasil tendangan Chena tidak disia-siakan oleh James yang berdiri bebas tanpa kawalan satupun pemain Sriwijaya FC.

Laskar Wong Kito Sriwijaya FC yang kurang mampu mengembangkan permainannya di babak pertama masih mampu memperkecil kedudukan melalui gol yang dilesakkan oleh bek mereka Ambrizal yang memanfaatkan kemelut di mulut gawang PSMS pada menit ke-43.

Pada babak kedua Sriwijaya FC balik menguasai jalannya pertandingan, anak asuhan Rahmad Darmawan ini mampu berkali-kali melancarkan serangan gencar ke gawang PSMS Medan.

Malapetaka bagi PSMS berawal dari di usirnya bek mereka, Supardi, setelah menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-49.

Unggul jumlah pemain membuat para pemain Sriwijaya FC semakin leluasa mengobrak-abrik pertahanan PSMS. Sedangkan PSMS sendiri hanya bisa melakukan serangan-serangan balik cepat mencoba memanfaatkan kelengahan pertahanan Sriwijaya FC yang ikut membantu penyerangan.

Serangan demi serangan yang dilancarkan Sriwijaya FC selalu mampu dimentahkan oleh kiper PSMS yang sekaligus adalah kiper utama tim nasional Indonesia saat ini, Marcus Horizon, yang bermain sangat baik dalam mengawal gawang PSMS sore tadi.

Sriwijaya FC akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui pemain asingnya asal Liberia, Zah Rahan. Tendangan geledek pemain berpostur tubuh kecil ini tak mampu di halau Marcus Horizon. Pemain nasional Liberia ini melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang melucur deras masuk pojok kanan gawang Marcus.

Kedudukan imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan usai. Selanjutnya Sriwijaya FC akan menghadapi Arema Malang dan PSMS menantang Persiwa Wamena hari Jumat nanti.

Wasit Purwanto asal Kediri yang memimpin pertandingan tersebut mengeluarkan enam kartu kuning selain dua kartu kuning yang berubah menjadi kartu merah untuk Supardi.

Enam kartu kuning lainnya itu, masing-masing untuk Renato Eliyas, Charis Yulianto, Vijay, Amrizal (Sriwijaya FC), Mahyadi Panggabean, dan Mbom-mbom Julien (PSMS).


 (Tim LigaIndonesia.com)

8 komentar untuk "Misi Balas Dendam PSMS Gagal Terwujud"

  • Stam di Sibolga pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Ayo..PSMS!!Tunjukkan Tajimu Jangan Mau Kalah! Berikan Permainan Terbaikmu! Bulatkan Tekatmu! Patahkan kaki lawanmu!
  • jjjj di Malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Ayo PSMS.. aq mendukungmu... SFC jgn sombong atas gelar copa mu
  • budi di lampung pada 01 Januari 1970 00:00:00
    nga ada abis-abisnya dendam PSMS sama sriwijaya. karena kekuatan mereka yang selama ini mendominasi disalib oleh tim anak bawang. keliatan banget PSMS sewot ama sriwijaya, sepertinya mereka nga rela tim asal sumatera yang lain menundukkan mereka. Ternya
  • ricky di surabaya pada 01 Januari 1970 00:00:00
    salut! sriwijaya. salut! rahmat darmawan. dan saya tidak respek dengan tindakan anarkis, kasar, gak aturan PSMS saat 8 besar copa
  • iban di surabaya pada 01 Januari 1970 00:00:00
    aq lebih mau kalo srwijaya&psms bertanding tanpa di pimpin wasit purwanto, yg jelas2 penilaiannya kepada ke2 kesebelasan,seperti anak tiri & anak kandung, lebih bagus wasit jgn purwanto lgi.ganti aja yg lain ato wasit dari luar negri biar adil ga ada pili
  • hanafiah di jogjakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ada yang perlu diralat om penulis berita. PSMS vs SRIWIJAYA FC sudah ketemu 5 kali selama musim 2007 (liga dan copa). PSMS menang 1 kali (2-0). SRIWIJAYA FC menang 2 kali (2-0)(4-0). kedua tim bermain Seri 2 kali (0-0)(2-2). sayang sore tadi ko
  • hanafiah di jogjakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    data ada perlu diralat om penulis berita... PSMS vs SRIWIJAYA FC sudah ketemu 5 kali sepanjang musim kompetisi taon 2007. PSMS menang 1 kali, (2-0} SRIWIJAYA FC menang 2 kali, (2-0),(4-0) sisa 2 pertandingan seri, (0-0),(2-2} sayang .., pertandin
  • syamsi di MATRAMAN pada 01 Januari 1970 00:00:00
    emang ga pantes lo menang,lo pantesnya kalah! julukan yang pantes buat PSMS yaitu AYAM SAYUR hahahahaha.......................!!!!!!!!!!
1

Leave a Reply