Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Kerusuhan Yang Tak Berujung

Rentetan kerusuhan yang melanda persepakbolaan Indonesia nampaknya tidak juga menemukan titik terang akan berakhir, di awali dari Bandung saat puluhan Viking  mengamuk menghancurkan fasilitas stadion saat timnya ditekuk Persija 2-3, disusul Aremania yang kembali berulah di Kanjuruhan saat Arema ditundukan 1-2 Pupuk Kaltim Bontang, dan yang terbaru The Macz Man yang juga berulah diluar batas saat PSM ditundukan Persela Lamongan 1-3.

Apapun alasannya jelas tidak bisa dibenarkan melakukan kerusuhan, apalagi kerusahan yang dilakukan Aremania dan The Macz Man terjadi di bulan suci Ramadhan, alasan mereka melakukan tindakan anarkis nyaris seragam, karena wasit yang tidak becus memimpin pertandingan. Ketidapuasan terhadap sang pengadil dilapangan tentunya masih bisa diselesaikan lewat jalur lain, tidak perlu melakukan kekerasan fisik untuk menyelesaikannya.

Namun pihak terkait dalam hal ini Badan Liga Indonesia (BLI) selaku penanggung jawab penyelenggara seluruh kompetisi di Indonesia nampaknya tidak pernah mengambil pelajaran dari apa yang selama ini terjadi, BLI melalui Komisi Dispilin (Komdis) lebih giat menggelar sidang untuk menjatuhkan sangksi terhadap Panitia Pelakasana, Suporter dan Klub, yang tentunya dapat mendatangkan gelontoran rupiah untuk mempertebal kas mereka ketimbang menjatuhkan sanksi terhadap para pengadil di lapangan yang terbukti tidak becus memimpin pertandingan.

Komdis bahkan tidak perlu mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa untuk mejatuhkan sanksi, tidak salah memang apa yang dilakukan BLI melalui Komdis, mereka memang layak dikenai sanksi, namun jika rotasi seperti ini tetap berjalan maka masalah inipun tidak akan pernah selesai, sudah menjadi tanggung jawab BLI untuk mencari solusi terbaik menyelesaikan masalah ini, jangan hanya melempar kesalahan pada para terdakwa dan mengambil uang dendanya saja. Kelompok suporter juga hendaknya lebih menahan diri untuk tidak berbuat yang ujung-ujungnya merugikan sendiri bahkan merugikan banyak pihak yang tidak tahu menahu soal sepakbola, pilihalah cara-cara elegen untuk meyelesaikan masalah, apa kalian tidak sadar tindakan anarkis kalian  hanya akan menambah pundi-pundi uang di kas BLI yang tidak jelas kemana penggunaannya.
(Ligina)

20 komentar untuk "Kerusuhan Yang Tak Berujung"

  • azie kabo mania di bogor chuy pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sikat............jh the_jack....jgn kasi ampoen.....the_jack brni'a di kndng jh....klw brni the_jack 1 by 1... brni'a jgn kabur...the_jack.....aso.copo.ToD...1 lagu buwat loe.....di bogor ujan....di bogor ujan....di......bogor ujan,jakarta bnjir..kasian d
  • Dedy Bonex Karter SBY di jatim pada 01 Januari 1970 00:00:00
    He kamu ultras jakarta hati-hati n jaga cara bicara mue yo,persija kayak anjuing zha qmu banggakan.awas qmu keluar rumah pulang tinggal nama koen.from bonex n viking slamanya saudara
  • di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • ramirez di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • budi di surga pada 01 Januari 1970 00:00:00
    ya pemimpin bolanya saja masih suka hidup dipenjarwa bagaimana mungkin organisasi yang dipimpimnya bisa berprestasi......Bravo sepak bola indonesia
  • Igok Prihatin di Lombok pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Saya bangga menjadi warga negara Indonesia, salah satu wujud kebanggaan saya adalah selalu mendukung persepakbolaan dalam negeri untuk bisa bersaing dengan persepakbolaan luar negeri, paling tidak Indonesia mampu menampakkan taringnya di wilayah Asia. sar
  • Arlan di selatan jkt pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Sebaiknya seluruh penonton Sepakbola diIndonesia harus diadakan kaderisasi sehingga menciptakan SDM yang berbudaya kalo perlu para penonton dibuatkan Member sehingga apabila terjadi kerusuhan akan dapat dengan mudah diketahui pelakunya dengan melihan iden
  • hostinghebat.com di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Hosting Murah,Hosting paling Murah,Hosting termurah ada di www.hostinghebat.com
  • fran's di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    PERSIJA KEBANGGA'AN KOTA JAKARTA. PERSIJA BAGIAN HIDUP KITA. PERSIJA JANTUNG NYA INDONESIA.W ANAK JAKARTA WAJIB MENCINTAI PERSIJA KARENA PERSIJA MEMBUAT KOTA JAKARTA HIDUP. THE JAK MANIA YANG SLALU SETIA MENDUKUNG SAMPE MATI²AN DEMI PERSIJA JAKARTA THE
  • fran's di pada 01 Januari 1970 00:00:00
  • rohman di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    saya slaku pendukung persija sangat bangga kepada pemain² team persija yg slalu memberikan hasil yang cukup memuaskan buat saya? slain itu persija jakarta membuat bangga kota kesayangan kita kalo bukan jakarta? sukses buat tema persija
  • ultras jakarta di dimana mana pada 01 Januari 1970 00:00:00
    20 juli 2008 KAMU HANYA MEMBUTUHKAN 11 PEMAIN UNTUK MENJADIKAN BANDUNG LAUTAN API JILID II HAHAHAHAHA BENCI UNTUK SELAMANYA -Ultras Jakarta-
  • cholis di malang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    tapi kalo saya pikir setiap pertandingan yang di jalani arema memang sudah ada yang beli.maksudnya adalah tak terlepas dalam persaingan bisnis semata. jika anda menyaksikan pertandingan arema melawan pkt, anda bisa menyimpulkan kejadian selama 90menit bah
  • sonny di malaysia pada 01 Januari 1970 00:00:00
    sudah terbuktikan kalo uang hadiah bagi juara copa/liga/liga super itu dari denda yg dijatuhkan keklub bukan uang dr sponsor/bli/pssi/pemerintah,tdk seperti yg digembar gemborkan pssi.jadi intinya yg membuat kerusuhan itu OKNUM pssi yg menjadi dalang.pssi
  • cahnakal di gambiran pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Tolong PSSI. Jangan melihat kerusuhan kerusuhan yang terjadi dari mata sebelah. Lihat itu kepemimpinan wasit. Andai Kepemimpinan wasit berjalan fair, kerusuhan tidak akan terjadi. sedang keliatan jelas wasit gak fair tapi kenapa tidak ada hukuman atau
1 2

Leave a Reply