Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Persebaya Tidak Segan Coret Pemain

Predikat Persebaya sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan dalam Ligina XI, tidak membuat manajemen berpuas diri. Menjelang putaran kedua, juara Ligina X ini makin mematangkan rencananya untuk melakukan perbaikan kualitas pemain.

Dibandingkan dengan prestasi kontestan lain di Wilayah Timur maupun Wilayah Barat, Persebaya bisa dinilai tim terbaik jika dasarnya rekor belum pernah kalah. Tapi, bila yang dijadikan ukuran total kehilangan poin, Persebaya masih kalah tangguh dari Persija Jakarta maupun PSM Makassar.

Green Force telah kehilangan delapan poin dari empat kali hasil seri. PSM kehilangan tujuh poin dari dua kali seri dan sekali kalah, sementara Persija juga kehilangan tujuh poin dari dua kali seri dan sekali kalah.

"Untuk memenuhi target juara, kami sadar skuad yang ada masih kurang," aku Saleh Mukadar Manajer Tim Persebaya. "Kami akan menambah pemain sehingga seluruhnya ada 30 pemain sesuai dengan kuota PSSI. Selain itu, jika pelatih (Jacksen F. Tiago, Red.) menghendaki adanya perombakan tim, kami akan memenuhinya," imbuhnya.

Perombakan yang dimaksud Saleh, Persebaya tidak akan segan mendepak pemain yang dinilai tidak memberikan kontribusi yang maksimal bagi tim.Ingat, dengan format kompetisi dua wilayah saat ini tuntutan tim dengan kualitas pemain bintang, relatif lebih besar dibandingkan kompetisi satu wilayah musim lalu. Tim yang tampil stabil selama kualifikasi wilayah maupun grup delapan besar, tidak menjamin bakal juara.

Gelar juara akan ditentukan dalam partai final di Jakarta. Pada Ligina V lalu, selama kualifikasi wilayah Green Force tampil stabil. Sayang, gelar juara akhirnya harus melayang ke Semarang setelah dikalahkan PSIS 0-1 di Stadion Klabat Manado pada partai puncak.

Lantas pada posisi mana perlu dilakukan pembenahan? Melihat prestasi lini per lini Persebaya, lini depan adalah bagian yang paling memerlukan pembenahan. Alasan bahwa penyerang Persebaya memiliki mobilitas tinggi sehingga mayoritas gol Persebaya diciptakan gelandang mungkin ada benarnya. Namun, empat kali hasil seri Green Force adalah salah satu bukti bahwa barisan depan kurang mampu menjalankan tuanya dengan baik.

Lini belakang Green Force, sampai pertandingan ke delapan adalah yang tertangguh di Ligina XI. Gawang Zeng Cheng hanya kebobolan empat gol. Trio Bejo Sugiantoro-Musyid Effendi-Nova Arianto, membuat lini belakang Persebaya cukup tangguh.

Pun demikian dengan lini tengah Persebaya. Bahkan, pada posisi ini Persebaya memiliki stok yang cukup banyak. Bersamaan dengan impresifnya penampilan beberapa pemain muda. Taufiq pada gelandang bertahan, dan Slamet Nurcahyo pada posisi gelandang serang. Mereka mampu melengkapi keberadaan pemain senior seperti Edu Juanda, Danilo Fernando, Rahel Tuasalamony maupun Uston Nawawi. Dari 15 gol yang diciptakan Persebaya 12 di antaranya diciptakan gelandang maupun pemain belakang.

Jacksen, di lain pihak menyatakan perlunya tambahan target man handal. Pelatih asal Brazil tersebut, mengakui kalau duet Maykol Souza-Fabio Marcos belum maksimal dalam menjalankan tugasnya. Utamanya Maykol, dari delapan laga yang dijalani Persebaya belum satu pun gol dia ciptakan.

"Ya, kami butuh target man yang benar-benar bagus. Striker yang memiliki kreativitas dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang sekecil apa pun di depan gawang," ungkap Jacksen usai pertandingan melawan PKT Bontang Rabu kemarin. "Saat ini kami tengah melakukan pemantauan, semoga saja ketika pendaftaran pemain nanti bisa kita dapatkan pemain yang tepat."

Tuntutan adanya penambahan dan perbaikan pemain makin krusial dengan kepastian digelarnya Piala Indonesia petengahan bulan ini. Labilitas permainan Persebaya ketika melakoni dua kompetisi sekaligus Ligina XI dan Liga Champions Asia (LCA) 2005, adalah pelajaran.

Menurut Jacksen stamina dan konsetrasi pemainnya kurang fokus ketika harus berlaga pada dua kompetisi. "Kalau bisa, dengan bakal digelarnya Piala Indonesia kita memiliki dua tim yang memiliki kualitas tidak jauh berbeda. Persebaya tetap bisa menunjukkan permainan terbaik dalam dua kompetisi yang dijalani," harap Jacksen.

(aris)

0 komentar untuk "Persebaya Tidak Segan Coret Pemain"

Leave a Reply