Domain For Sale! You can buy this domain

Champion Asia

Persebaya Andalkan pemain Muda

Persebaya Surabaya tak akan memforsir tenaga saat tuan rumah Krung Thai Bank (Thailand) dalam lanjutan Liga Champions Asia (LCA) Rabu (11/5) nanti. Kubu Green Force lebih memilih bersiap menyongsong lanjutan Liga Indonesia (Ligina) IX. Sebab, dua laga away nan berat sudah menanti. Yakni, melawan PSM Makassar (18/5) dan Persela Lamongan (21/5).
"Rotasi besar-besaran mungkin kami lakukan dalam pertandingan melawan Krung Thai Bank nanti. Dua laga Ligina berikutnya begitu mepet, kami harus menjaga kondisi pemain tetap fit menghadapi dua laga tersebut," kata Jacksen F. Tiago, arsitek Persebaya, usai memimpin latihan pasukannya di Gelora 10 Nopember kemarin.

Duel beruntun kontra PSM dan Persela diyakini bakal menyulitkan Mursyid Effendy dkk. Apalagi bermain di kandang lawan. PSM memiliki materi pemain selevel dengan Persebaya, sedangkan Persela memiliki modal dukungan suporter fanatiknya. Bentrok Green Force kontra Persela musim lalu selalu berujung dengan kerusuhan.

Data statistik menunjukkan Persebaya tampil loyo usai menjalani laga tandang LCA. Usai melawat ke Binh Dinh (Vietnam), Green Force ditahan Persijap Jepara 0-0. Demikian halnya usai melawat ke kandang Busan I’Park (Korsel), Mursyid dkk bermain imbang 1-1 dengan Persik Kediri.

Seperti halnya partai kontra PSM, rangkaian pertandingan tadi berselang enam hari. Tapi, waktu istirahat yang cukup lama tersebut masih kurang untuk membuat stamina skuad Green Force maksimal menghadapi kerasnya laga tandang.

Padahal, poin melawan PSM maupun Persela nanti sangat vital bagi Persebaya untuk menjaga peluang memenuhi target empat besar. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, untuk menembus zona aman Persebaya harus merebut sedikitnya delapan poin. Green Force masih memiliki lima sisa laga, dua kandang dan tiga away yang salah satunya melawan pemuncak klasemen sementara Persema Malang.

"Kami akan tetap fokus untuk menghadapi Krung Thai Bank, kami menargetkan membawa pulang poin. Tapi, kami juga tidak akan mengorbankan kepentingan yang lebih besar di Ligina," tutur Jacksen.

Danilo Fernando, gelandang enerjik yang menjadi andalan lini depan Persebaya dalam LCA, tidak akan dibawa ke Thailand. Sementara Leonardo Guterez, Nova Arianto, Bejo Sugiantoro, Anang Ma’ruf, dan Mat Halil kemungkinan tidak akan dipaksakan tampil selama 90 menit.

Jacksen telah menyiapkan pemain-pemain mudanya untuk menghadapi Krung Thai Bank. "Dalam latihan tadi (kemarin sore, Red.) semangat pemain muda maupun senior layak diacungi jempol. Saya berharap apa yang mereka tunjukkan dalam latihan ini bakal berjalan dengan baik di Thailand nanti," harap Jacksen.

Salah satu pemain muda yang disiapkan Jacksen adalah Ranu Tri Sasongko. Pemain binaan Sasana Bhakti (klub anggota Persebaya) diroyeksikan menjadi starter di lini depan Green Force.

"Tidak tahu kenapa Mas, dalam beberapa pertandingan LCA saya tidak berhasil mncetak gol meski kesempatan untuk itu sebenarnya saya dapatkan. Saya bertekad, kalau diberi kesempatan pelatih akan menebusnya di Thailand nanti," janji Ranu kemarin.

Menurut pemain yang pernah menjadi top scorer Kompetisi Divisi II Nusa Tenggara Timur bersama klub Persesba Sumba Barat tersebut, persiapan esktra dia lakukan untuk menghadapi Krung Thai. "Pagi atau sore hari Pesebaya tidak ada latihan, saya biasanya menambah sendiri latihan," katanya.


(aris)

0 komentar untuk "Persebaya Andalkan pemain Muda"

Leave a Reply