Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

PSM Makassar Terancam Gulung Tikar

Tim yang paling konsisten prestasinya di kancah Liga Indonesia dan disegani klub-klub manapun, PSM Makassar, ternyata rapuh di organisasinya. Setelah beberapa waktu yang lalu belum mampu membayar gaji pemainnya, kini klub berjuluk Juku Eja itu terancam tidak bisa mengikuti kompetisi musim depan.

 

Kas pengelola klub yang nihil memang dibenarkan oleh Ketua bidang kompetisi PSM Makassar Drs H Anas Genda. Menurutnya, tim pengelola PSM pada musim kompetisi tahun ini sudah tidak memiliki dana. Tim asal Makassar itu kini sudah bangkrut bahkan terancam bubar.

 

Oleh karena itu, pihak PSM memohonkan kepada masyarakat agar dengan ikhlas mau mengatasi kesulitan yang sedang dihadapi oleh runner up Liga Indonesia X 2004 ini. Sebab, tanpa partisipasi masyarakat, mustahil PSM bisa bertahan.

DPRD Sulsel sendiri pada kompetisi 2005 ini telah mengalokasikan dana APBD untuk PSM sebesar Rp1 miliar, sedangkan dari APBD Kota Makassar Rp2 miliar, pihak sponsor Rp300 juta serta dana dari PT Semen Bosowa.

 

Pengeluaran PSM terbesar adalah gaji pemain mencapai Rp500 juta setiap bulan, biaya konsumsi Rp30 juta/bulan, biaya sekali pertandingan tandang Rp100 juta, pengeluaran setiap pertandingan Liga Champions Asia (LCA) Rp200 juta serta bonus pemain Rp100 juta.

 

 

Pada setiap musim kompetisi PSM membutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar, sedangkan total biaya yang telah dikeluarkan tim pengelola hingga saat ini telah mencapai Rp 9 miliar, sementara pertandingan masih berlangsung hingga beberapa bulan lagi.

Sementara hasil pemasukan penjualan karcis tanda masuk yang mencapai Rp80 juta hingga Rp100 juta setiap pertandingan habis untuk membiayai kegiatan pertandingan yang meliputi sewa stadion, lampu penerangan, biaya pengamanan dan kegiatan lainnya.

(phery)

0 komentar untuk "PSM Makassar Terancam Gulung Tikar"

Leave a Reply