Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Pertandingan Persikota-PSIS Berakhir Rusuh

 Pertandingan kesebelasan Persikota Tangerang, Banten melawan tim PSIS Semarang, Jateng pada kompetisi Liga Indonesia (LI) XI 2005 putaran kedua wilayah I (barat) di Stadion Benteng, Tangerang, Minggu berakhir dengan kerusuhan.

 

Usai pertandingan, wasit Sukarjono asal Bandung, Jabar terpaksa diamankan petugas karena para penonton yang duduk di tribun kehormatan mulai beringas dengan aksi melempari mengunakan minuman mineral.

 

Demikian pula pendukung fanatik yang duduk di sebelah kiri tribun kembali bergerak turun memasuki lapangan dengan tujuan hendak memukul wasit.

 

Wasit dinilai penonton berpihak kepada tim lawan PSIS, dengan memberikan hukuman pinalti sehingga kedudukan menjadi imbang 1-1 (1-0). Ulah wasit dianggap tidak adil sebagai pemicu kemarahan penonton.

 

Akibat banyak penonton yang berupaya untuk memasuki lapangan dan hendak memukul, maka akhirnya petugas mengamankan wasit berikut asistennya dari aksi anarki massa penonton.

 

Tidak ada korban jiwa yang meninggal akibat aksi tersebut, namun hanya beberapa penonton yang mengalami luka ringan.

 

Untuk menghindari terjadi bentrok dengan pendukung PSIS, maka petugas terpaksa melakukan evakuasi mengunakan truk polisi.

 

Sedangkan petugas berupaya untuk mengamankan wasit, termasuk inspektur pertandingan Ngadiman Asri supaya tidak mengejar sembari melempar dengan batu dan kayu.

 

Namun petugas akhirnya mengeluarkan tembakan beberapa kali untuk mencegah, tapi tidak berhasil, malahan penonton semakin ganas, sekitar 21 menit petugas akhirnya mampu menyuruh penonton keluar dari stadion.

 

Sementara itu, Pelatih Persikota Saprudin Fabanyo mengatakan bahwa ada indikasi wasit telah mengatur skor agar pertandingan berakhir imbang dengan memberikan hukuman pinalti.

 

"Kasus ini sama seperti yang dialami tim PSPS Pekanbaru, Riau pada pertandingan di Stadion Rumbai beberapa waktu lalu ketika bertemu dengan PSIS, pemicu kerusuhan adalah wasit yang memihak," katanya.

 

Bahkan ada indikasi wasit yang mendapatkan pesan sponsor, maka sejak awal tidak ada kartu yang diberikan kepada pemain PSIS walau telah melakukan beberapa kesalahan.

 

Dia mengatakan sangat wajar bila penonton kecewa atas ulah tersebut, karena dengan susah payah membina, tapi ketika pertandingan digelar telah dirusak oleh wasit.

(kl/osp)

1 komentar untuk "Pertandingan Persikota-PSIS Berakhir Rusuh"

  • Panser Mania di ....... pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Patut diketahui bahwa PSIS semarang tidak pernah memberikan suatu apapun kepada wasit2 yang memimpin pertandingan2 PSIS hanya untuk mendapat hasil yang diinginkan pihak PSIS. Kalau saya bisa usul, sebaiknya lihat kinerja wasit bukan melihat tim yang dipim
1

Leave a Reply