Domain For Sale! You can buy this domain

Liga Indonesia

Persija Tumbang, Pengelola Tim Protes

 Persija Jakarta digebuk Deltras Sidoarjo 0-1 di Stadion Lebak Bulus, Minggu (24/7). Kekalahan ini sekaligus mematahkan rekor Persija yang tidak pernah kalah di kandangnya sendiri selama musim kompetisi Liga Djarum Indonesia 2005 ini.

Di hadapan sekitar 20 ribu pendukungnya, pasukan Macan Kemayoran terus menekan dari awal hingga akhir. Namun, penyerang Batoum Urbain Roger atau Adolfo Fatecha selalu menemui jalan buntu. Upaya memasukkan Cabanas dan Kurniawan juga tidak berbuah hasil. Asisten pelatih Persija Isman Jasulmei mengaku irama permainan pasukannya terpengaruh tim lawan. "Mereka (Deltras) bermain negatif dan memancing emosi," kata Isman.

Memasuki babak kedua, Deltras semakin me-rapatkan barisan pertahanan dan mengeluarkan jurus mengulur waktu. Deltras juga mati-matian di barisan belakang hingga bermain kasar. Akibatnya, wasit Suprihatin mengeluarkan Jimmy Mak karena menjegal Francis Wewengkang. Meski lawan hanya diperkuat 10 pemain, tim besutan pelatih asal Moldova Arcan lurie Anatolie-vici tidak juga berhasil menyamakan kedudukan.

 Firman Hutadjulu
Di sisi lain, kepemimpinan wasit Suprihatin (Sleman) yang buruk tampaknya juga ikut memberi andil pada kekalahan Persija kali ini. Suprihatin terlihat tidak bisa bersikap tegas terhadap beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain kedua tim, terutama untuk beberapa Deltras yang memang terkesan sengaja mencoba melakukan provokasi. Seusai pertandingan, kubu Persija melontarkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit Suprihatin tersebut.

"Kita akan segera melayangkan surat protes ke PSSI, wasit yang ditugaskan terlalu memihak Deltras," ujar Firman Hutadjulu, ketua pengelola Persija, yang nyaris 'memburu' wasit Suprihatin hingga ke ruangan ganti wasit.
Firman juga menduga sekarang ini ada konspirasi tertentu untuk 'menghancurkan' timnya. "Ini bukan kecurigaan, tetapi saya menduga keras adanya pembunuhan karakter para pemain Persija ini," ujar Firman, yang juga Ketua Bawasda Pemda DKI Jaya itu.

Menurut dia, banyak tim yang tidak suka dengan Persija karena kerap disebut-sebut sebagai "tim bertabur bintang", sehingga hal itu menimbulkan kecemburuan dari tim lainnya. Intinya, menurut dia, Persija akan berusaha keras dijegal untuk bisa bertahan di posisi teratas klasemen Wilayah I.

Apa pun diungkapkan Firman, jalan Persija untuk tetap bertahan di posisi teratas kini memang harus diupayakan secara lebih keras. Pasalnya, dari sisa tujuh pertandingan di putaran II ini, Persija lebih banyak melakukan laga tandang.

(jakmania.org)

5 komentar untuk " Persija Tumbang, Pengelola Tim Protes"

  • Woy di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Dasar Picik Tim sebesar real madrid aja kalah kaga cari kambing hitam ....apalagi PERSIJA Untuk the jack anda harus menjadi penonton intelek dikitlah loe skrg nga jauh dgn BONEK
  • Woy di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Dasar Picik Tim sebesar real madrid aja kalah kaga cari kambing hitam ....apalagi PERSIJA Untuk the jack anda harus menjadi penonton intelek dikitlah loe skrg nga jauh dgn BONEK
  • Woy di jakarta pada 01 Januari 1970 00:00:00
    Dasar Picik Tim sebesar real madrid aja kalah kaga cari kambing hitam ....apalagi PERSIJA Untuk the jack anda harus menjadi penonton intelek dikitlah loe skrg nga jauh dgn BONEK
  • fierman di tanggerang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    alasan klah perjika protes padahal mainnya ga tenang dlam menyelesaikan peluang persija anjing
  • fierman di tanggerang pada 01 Januari 1970 00:00:00
    alasan klah perjika protes padahal mainnya ga tenang dlam menyelesaikan peluang persija anjing
1

Leave a Reply