Domain For Sale! You can buy this domain

Ligasiana

PSM Trauma Kerusuhan Suporter

Setelah mengalami trauma akibat insiden keributan penonton saat menantang Persekaba Badung di ajang Copa Indonesia, di Stadion Gelora Samudera Kuta, Bali, 31 Juli lalu, membuat PSM Makassar waswas terhadap suporter Persela, LA Mania.

LA Mania, julukan suporter Persela, pernah mengisi lembaran hitam suporter ganas di Indonesia. Tetapi seiring perkembangan kedewasaan, mereka mencoba menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Tetapi tetap saja pihak PSM masih merasa khawatir karena mereka juga trauma hal demikian.

Adanya, indikasi keributan penonton pada laga kandang Persela memang cukup beragam. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini sedang berada di posisi sulit dan setiap saat terbenam di zona degradasi. Tak ada pilihan lain selain memenangkan partai sisa termasuk dengan menghalalkan segala cara.

Apalagi kondisi Stadion Surajaya sangat jauh dari kondusif. Meski sudah direnovasi di beberapa bagian, namun tetap saja jauh dari standar aman. Pagar pembatas hanya sekitar lima meter dari lapangan. Ini sangat memudahkan bagi penonton untuk masuk stadion dan mencederai pemain lawan.

Menyikapi kondisi tersebut, kubu Pasukan Ramang pun ekstra waspada menghadapi duel nanti. Bagi sebagian pemain, trauma keributan di Bali masih sangat berbekas. Pelatih Fritz Korbach mencoba bijak menanggapi kondisi ini. Baginya, partai yang sudah berlalu tidak perlu dipikirkan lagi. Yang penting tim asuhannya bisa tampil lepas dan bersemangat pada pertandingan nanti.

(phery)

0 komentar untuk "PSM Trauma Kerusuhan Suporter"

Leave a Reply