Profil Klub Persik Kediri

4124bc0a9335c27f086f24ba207a4912

› Deskripsi singkat Tim

› Pelatih, pengurus dan pemain

› Prestasi

Deskripsi Singkat Tim Persik Kediri

Persik Kediri didirikan oleh R Muchamad Machin, THD Rahmat (Liem Giok Djie), dan M Sanusi. Tiga serangkai itu merupakan tokoh di masanya. R Mochamad Machin adalah Bupati Kediri periode itu, kemudian Liem Giok Djie (Om Djie) adalah salah satu direktur PT Gudang Garam Tbk saat itu.

Catatan resmi yang dimiliki pengurus sampai saat ini hanya angka 1950 sebagai tahun kelahiran Persik. Berdasarkan data lain yang dimiliki Ronny Halawane, kelahiran Persik terjadi pada 1952. Data lain dari istri mantan bupati Kediri, Raden Ayu Siti Muzamzamah, R Much Machin suaminya mendirikan sebuah perserikatan pada tahun 1948.

Setelah duapuluh tahun dari masa pendirian, prestasi Persik masih berkutat di Komda PSSI Jatim. Pada dekade ini, tampuk organisasi Persik dipegang silih berganti. Diantaranya adalah Samuel David Halawane, H Moh Saleh, Om Djie, serta M Rukhimat SH.

Baru pada tahun 1980, Persik mulai menembus pentas sepakbola Jawa Timur dengan prestasi tim juniornya mewakili Jatim ke babak 12 besar nasional di Semarang (1982), dan tim senior menjadi juara III kompetisi divisi II Komda PSSI Jatim (1984, 1989, dan 1993). Sayangnya Persik selalu gagal menembus putaran nasional.

Pada 1989 tercatat sebuah momentum yang membuat Persik seperti mati suri. Yakni pecahnya kepemimpinan Om Djie. Di masa-masa ini Persik benar-benar tidak memiliki greget sama sekali. Pengurus maupun pemain, dan juga pelatih yang langsung bergabung dengan Persedikab membuat Persik kehilangan kekuatan. Ditambah lagi, kepedulian Pemerintah Kota saat itu masih rendah, dan aliran dana dari Kabupaten Kediri pun putus.

Prestasi Persik mulai terangkat saat Kota Kediri dipimpin H.A. Maschut pada tahun 2000 dengan menjadi juara Divisi II Nasional dan meraih tiket promosi ke Divisi I. Setelah dua tahun berada di Divisi I, Persik meraih sukses pada pentas Divisi I Liga Indonesia 2002. Pada babak penyisihan, Persik berhasil lolos dari Grup 3 bersama dengan PSJS Jakarta Selatan. Mereka menyisihkan Persim, Persekaba, Indocement, dan PS Krakatau Stell Cilegon. Pada babak delapan besar Grup A yang dimainkan di Kediri, Persik tak terkalahkan menghadapi Persiraja, Persijap, dan Persma Manado. Puncaknya saat putaran final yang dimainkan di Manado, Persik yang pada pertandingan pertama takluk dari Perseden 0-2, berhasil melewati persaingan ketat dengan bangkit mengalahkan Persma 2-1, dan Persegi Gianyar 2-1 untuk menjadi juara.

Puncak prestasi Persik terjadi pada tahun selanjutnya. Dengan status pendatang baru di Divisi Utama Liga Indonesia 2003 yang memainkan kompetisi satu wilayah, mereka bisa menjadi juara dengan mengantongi nilai 67 dari hasil 18 kali menang, 13 seri, dan 7 kali kalah. Prestasi tim Persik pada saat itu memang ukup fenomenal. Persik adalah satu-satunya tim yang tidak pernah kalah bermain di kandangnya. Selain itu Persik merupakan tim yang paling agresif dengan torehan 72 gol, dan pertahanan paling baik dengan hanya kemasukan 32 gol.

Selama 38 pertandingan yang diikutinya, klasemen terbawah Persik terjadi pada pertandingan ketiga saat mereka menduduki urutan ke-18. Setelah itu mereka terus menanjak sampai pekan ke-23 mereka kembali dapat meraih posisi puncak. Pada pertandingan ke-31 Persik terus berada di puncak dan tidak terkejar sampai pertandingan terakhir.

(Feri Istanto | admin ligaindonesia.com | dari kotakediri.go.id dan sumber sumber lainnya)

Pelatih, pemain dan pengirus Tim Persik Kediri

Ketua Umum : HA Maschut
Ketua Harian : JV Antonius Rahman
Ketua I : H Zen Fanani
Ketua II : H Sugiarto
Sekretaris : Barnadi, Sunan SH
Bendahara : Drs Adiwiyono, Suryadi

Prestasi yang diraih Tim Persik Kediri

Liga Indonesia 1994/1995 : Divisi II
Liga Indonesia 1995/1996 : Divisi II
Liga Indonesia 1996/1997 : Divisi II
Liga Indonesia 1997/1998 : Divisi II (Liga dihentikan)
Liga Indonesia 1998/1999 : Divisi II
Liga Indonesia 1999/2000 : Juara Divisi II (Promosi)
Liga Indonesia 2001 : Peringkat ke-3 Grup tengah Divisi I
Liga Indonesia 2002 : Juara Divisi I (Promosi)
Liga Indonesia 2003 : Juara Divisi Utama
Liga Indonesia 2004 : Peringkat 9 Divisi Utama
Liga Indonesia 2005 : Delapan Besar Divisi Utama (Peringkat ke-3 Wilayah Timur)